Perjalanan hidup manusia tidak ada yang mampu menerka. Berawal dari guru honor SMK. Menjalani suka duka jadi guru honor yang dirasakan Riza. Bermula dari honor mengajarnya yang kecil, dan harus setiap awal tahun ajaran membuat surat lamaran Pekerjaan agar dapat mengajar di sekolah lain. Sebagai guru honor posisinya selalu berada dalam kondisi yang lemah. Tidak punya Bargaining position. Ada kekuatan yang mengendalikan sekolah. Sehingga mampu berbuat sesuka hatinya. Perbedaan pendapat dalam rapat dapat menjadi indikasi di awal tahun ajaran berikutnya tidak dapat jam mengajar. Mengikuti irama kekuatan pengendali sekolah tentu sangat tidak menyenangkan. Bekal pengalaman menjadi guru honor selama 10 tahun telah membentuk mental Riza sebagai guru yang tidak cengeng. Terbukti saat awal tes penerimaan guru negeri, dan lulus. Riza sengaja memilih lokasi mengajar di SMP Kecil. Riza sadar berawal dari yang kecil inilah maka akan ada yang besar. Proses kehidupan sebagal guru yang tidak lahir dari rahim Lembaga Pendidikan Keguruan mengantarkan Riza menjadi seorang Kepala Sekolah akhirnya. Sebuah pencapaian yang luar biasa dalam hidup Riza. Semoga kisah inspiratif ini menjadi motivasi bagi guru honor. Tidak ada perjuangan yang tidak memberikan hasil.